Pages

Subscribe:

Pages

Minggu, 22 Agustus 2010

Mensyukuri hidup seadanya

Mensyukuri hidup seadanya, sesuai dengan yg kita dapat/terima
Ada banyak makna dalam kehidupan ini yg hanya tertangkap oleh mata kamu
tapi hanya sedikit yg tertangkap dalam hati kamu










Apakah kamu masih ingin mengeluh, ingin protes, tidak puas?
Amati disekeliling kamu, bersyukur dan berterima kasihlah dgn semua yg kamu miliki dalam kehidupan yg tidak kekal ini.
Marilah kita berhenti mengeluh, kurangi protes, akan tetapi memberi lebih



semua juga udah tahu tentang ini... tapi banyak yang ga sadar dan ga bersyukur
nice shared .. semoga kalian smua yang baca yang pada"ANAK MOMI" yang "SUKA PAMER BB" yang "GA MAU SEKOLAH KALO GA DIANTER MOBIL" yang "GA MAU KERJA KARNA KANTOR MIRING".dll

SADAR


salam CIper*

Masih ingin mengeluh, protes, tidak puas? Coba lihat mereka!!!Masih ingin mengeluh, protes, tidak puas? Coba lihat mereka!!!

Kita harap cuplikan2 dibawah ini dapat membantu... menjernihkan/membangun pikiran kita yg sudah karatan ini.

* Jika kamu pikir kamu tidak bahagia, lihatlah mereka


*Jika kamu pikir gaji kamu kecil, bagaimana dgn dia?

Jika kamu pikir kamu tidak punya banyak teman... bagaimana dengan dia?

*Ketika kamu merasa putus asa, pikirkan tentang ini sobat...


*Jika kamu pikir kamu menderita dalam hidup, apakah kamu lebih menderita dari pada mereka?

*Jika kamu protes tentang sistem transportasi kamu, bagaimana dengan mereka?

*Jika kamu merasa lingkungan (masyarakat) tidak adil terhadap kamu, bagaimana dengan dia?

Minggu, 01 Agustus 2010

NOMOR PENTING KECAMATAN Ajibarang - KABUPATEN BANYUMAS



NOMOR PENTING KABUPATEN BANYUMAS


1. Polwil Banyumas -------------------------- 0281 - 643666
2. Polres Banyumas --------------------------0281 - 636110

3. PLN UPJ Ajibarang (gangguan Listrik)----- 0281 - 572220
4. PLN UPJ Wangon ( gangguan Listrik )----- 0281 - 63191018

5. RSUD Margono Sukardjo-Purwokerto----- 0281 - 632708
6. RSUD Banyumas ------------------------- 0281 - 79711119.
7. RSU Sinar Kasih -------------------------- 0281 - 638370
8. RSU Hidayah ----------------------------- 0281 - 627010
9. RS Ibu Anak Bunda Arif------------------- 0281 - 636555
9. RS Bedah Siaga Medika------------------- 0281 - 796100
10. RS Bedah Wiradadi Husada-------------- 0281 - 692392
11. RSUD Ajibarang ------------------------- 0281-6439430/081327604002

12. Kantor Bupati Banyumas ----------------- (0281) 635003, 636001, 636117Fax. (0281) 635332

Ajibarang

pertigaan ajibarang


Kota Ajibarang dari arah barat


Terminal Ajibarang


Gapura selamat datang Desa Ajibarang wetan


Ajibarang dari arah selatan



Jalan Depan Pasar Ajibarang

Jumat, 30 Juli 2010

Sangkar Burung






Bruno, kebuah kecamatan di pojok barat laut Kabupaten Purworejo, selama ini memang dikenal sebagai daerah tertinggal dengan indeks kemajuan pembangunan yang rendah. Sebagian masyarakatnya masih hidup di bawah garis kemiskinan. Namun di balik itu semua, ternyata Bruno menyimpan banyak sekali potensi ekonomi yang belum tergarap secara optimal. Potensi ekonomi dalam bentuk unit-unit usaha kecil dan menengah (UKM) itu misalnya usaha lanting kuning, gula aren, tahu tempe, jahe, kerajinan tikar, anyaman bambu, dan sangkar burung.



Kerajinan sangkar burung di Dusun Kedungwungu, Desa Kaliwungu merupakan salah satu unit usaha yang paling berkembang. Usaha milik Pak Salman ini merupakan satu-satunya usaha kerajinan sangkar burung di Kecamatan Bruno. Usaha yang telah dijalankan puluhan tahun ini menghasilkan sangkar burung dengan berbagai variasi ukuran dan bentuk. Area pemasarannya pun telah menjangkau Kutoarjo, Purworejo kota, bahkan sampai ke Wonosobo.



Pak Salman yang memiliki empat orang pegawai ini menjual sangkar burung buatannya dengan kisaran harga enam ribu hingga lima puluh ribu rupiah bergantung besar kecilnya ukuran dan tingkat kesulitan pembuatan.. Jumlah sangkar burung yang terjual tiap harinya masih sangat fluktuatif tergantung banyaknya jumlah pesanan. Hal ini membuat omset penjualan yang bisa dicapai oleh Pak Salman pun naik turun tiap bulannya.



Kendala utama yang dihadapi Pak Salman dalam memajukan usahanya adalah ketiadaan modal usaha. Terbatasnya modal membuat Pak Salman tidak mampu menaikkan jumlah produksi sangkar burungnya dan melakukan ekspansi pasar. Adanya kredit bunga lunak dari bank atau investor pastinya akan mampu memajukan usaha sangkar burung ini.



sangkar burung


Spesifikasi :
Rangka
Kayu Jati
Dasar
Tripleks
Jeruji
Bambu / Kawat diameter 2 mm
Finishing
Pelitur dan Melamic
Sistem
Knockdown
Fungsi
Sangkar Untuk Jenis Burung Berkicau, Kenari, Anis, Muray dll
Dimensi
40 x 30 x 55 cm
Harga rata-rata
Rp. 60.00




Sangkar ini biasa di pakai burung Kenari, dengan ukuran

L+P : 30 x 25cm
Tinggi : 50cm

dengan harga : Rp. 50.000








Musim Hujan, Sangkar Burung Sepi Pembeli



Perajin sangkar burung Banyumas sepi pembeli saat musim hujan. (Foto : Edi Romadhon)

BANYUMAS - Musim penghujan, perajin sangkar burung di Desa Banjarsari, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas mengaluh. Pada musim ini, pembeli yang sangkar burung menjadi sepi, selain itu, banyak sangkar yang membusuk atau terkena jamur akibat udara lembab dan hujan yang terus-menerus.

Salah satu perajin sangkar burung asal Desa Banjarsari, Joko Purwanto mengaku, biasanya seminggu bisa mengangkut 900 sangkar ke berbagai daerah seperti Tegal, Pekalongan, Pemalang, Cianjur, Cirebon. Namun kini, dalam kondisi seperti ini, terangkut 300 sangkar saja lakunya tidak begitu lancar.

"Para palanggan rata-rata enggan beli sangkar yang baru di musim penghujan ini. Bagi kami sangat menyulitkan cara meyakinkan mereka supaya beli, soalnya mereka beli pasti melihat barangnya dulu, bagus atau tidak. Nah, barang yang kami bawa menggunakan mobil pick up terkadang basah terkena hujan, lama-lama menjamur, mereka pasti tidak mau beli. Lain hanya kalau musim kemarau, cepat laku," ujarnya.

Agar tidak terlalu merugi, jumlah sangkar yang ia bikin sedikit dikurangi. Dari biasanya satu minggu 900 sangkar, sekarang hanya 300 sangkar yang dikirim seminggu sekali. "Ya, daripada rugi banyak, lebih baik bikin sedikit saja," jelas Joko.

Harga sangkar burung bikinan Joko ini, yang ukuran kecil Rp 15 ribu, ukuran sedang Rp 20 ribu dan ukuran besar Rp 25 ribu. Keuntungan yang diperoleh, per-sangkar Rp 1000. Dirinya belum menemukan cara yang aman agar sangkar burung bisa bertahan dari serangan jamur bambu atau membusuk saat musim penghujan.

Pengrajin lainnya, Wardi (50) menambahkan, turunnya omset penjualan di musim penghujan sebenarnya sudah hal yang wajar. "Seperti pedagang pada umumnya, terkadang sepi terkadang ramai pembeli. Nah, kami juga, ramainya penjualan sangkar burung di musim kemarau, begitu musim hujan, penjualan turun drastis," terangnya. (Ero)